Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) merupakan sebuah lembaga riset independen yang didirikan pada 2 Januari 2001 oleh Yayasan Soegeng Sarjadi. Pendirian lembaga ini digagas oleh Soegeng Sarjadi bersama Sukardi Rinakit, sebagai respon atas proses demokratisasi yang sedang membuncah di Republik ini. Perhatian utama Syndicate adalah memastikan agar proses demokratisasi tersebut berjalan pada rel yang benar.
Untuk mendukung misinya, Syndicate berperan sebagai medium intelektual untuk menelurkan gagasan-gagasan bernas dalam upaya membangun kesadaran mewujudkan demokrasi yang lebih baik di Indonesia. Aktivitas utama lembaga adalah melakukan analisis terhadap kebijakan-kebijakan publik (politik, ekonomi, sosial) melalui kegiatan riset dan survei untuk disampaikan kepada siapa pun yang membutuhkan.
Beberapa fokus kajian yang menjadi perhatian Soegeng Sarjadi Syndicate antara lain: Politik Militer, Birokrasi, Kekerasan Politik dan Terorisme, Partai Politik, Sistem Pemilihan Umum, Islam Politik, Ekonomi Politik, Demokratisasi dan HAM, Desentralisasi, Otonomi Daerah dan Politik Lokal.
Beberapa fokus kajian yang menjadi perhatian Soegeng Sarjadi Syndicate antara lain: Politik Militer, Birokrasi, Kekerasan Politik dan Terorisme, Partai Politik, Sistem Pemilihan Umum, Islam Politik, Ekonomi Politik, Demokratisasi dan HAM, Desentralisasi, Otonomi Daerah dan Politik Lokal. Selain itu, Soegeng Sarjadi Syndicate secara khusus juga berkonsentrasi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung dengan menawarkan survei pilkada dan jasa konsultasi politik pemenangan pilkada bagi kandidat yang maju dalam pilkada di daerah.
Arti Logo
Logo Soegeng Sarjadi Syndicate yang seperti kilatan halilintar itu melambangkan Iqra', bacalah! Itu merupakan inspirasi bagi para peneliti Syndicate - bersama dengan seluruh komponen bangsa - bisa "membaca" dengan baik dinamika politik, ekonomi, sosial yang sedang berkembang di masyarakat.