KABUPATEN TOLITOLI
Kabupaten Tolitoli adalah salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Tengah, dengan ibukota Tolitoli. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 8.123 Km² dan berpenduduk sebanyak 196.489 jiwa dimana 100.059 orang adalah laki-laki dan 96.430 orang adalah wanita.
Kabupaten Tolitoli sebelumnya bernama Kabupaten Buol Tolitoli, namun pada tahun 2000 berdasarkan UU No. 51 Tahun 1999 daerah ini dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu; Kabupaten Tolitoli sebagai kabupaten induk, dan Kabupaten Buol sebagai kabupaten pemekaran.
Karakteristik pendidikan masyarakat di daerah Tolitoli relatif masih rendah. Sekitar 74,9 persen hanya berpendidikan sekolah dasar. Karakteristik pendidikan yang rendah itu membuat warganya lebih memilih bercocok tanam (bertani) sebagai pekerjaan utama mereka.
Meskipun Tolitoli bukan lumbung padi, namun daerah ini berusaha mandiri dalam hal pangan. Pada tahun 2006, jumlah panen padi mencapai 79.205 ton. Tanaman padi tersebar di seluruh kecamatan. Kecamatan penghasil padi terbesar adalah Kecamatan Galang, Dampal Selatan, dan Tolitoli Utara sedangkan padi ladang di Kecamatan Lampasio. Palawija banyak terdapat di Tolitoli. Mulai dari jagung 1.247 ton, ketela pohon 1.554 ton, ketela rambat 1.240 ton, kacang tanah 276 ton, kedelai 49 ton, dan kacang hijau 60 ton.
Tolitoli sangat terkenal dengan hasil kacang hijau dan ubi jalar. Kacang hijau banyak terdapat di Kecamatan Ogodeide, Lampasio, dan Galang sedangkan ubi jalar banyak terdapat di Lampasio dan Ogodeide.
Selain itu, Tolitoli juga terkenal sebagai penghasil cengkeh dan lada. Hasil cengkeh tahun 2006 mencapai 2.245 ton sedangkan lada mencapai 110,5 ton. Cengkeh banyak terdapat di Kecamatan Ogodeide, Galang, dan Baolan. Sedangkan lada banyak dihasilkan dari Basidondo dan Baolan. Selain itu, Tolitoli juga banyak menghasilkan kelapa 16.950 ton, kopi 1.132 ton, melinjo 8.527 ton, kakao 8.527 ton, jambu mete 144,2 ton, dan pala 126 ton.
Pendek kata, Tolitoli merupakan penghasil rempah-rempah seperti cengkeh, kopra, dan kakao yang berkualitas tinggi. Selain itu, Tolitoli juga kaya akan hasil laut seperti ikan laut, rumput laut, dan lain-lain karena berada di daerah pesisir. Tolitoli kini sementara dalam proses melakukan perdagangan internasional yang dikenal dengan nama Totata (Tolitoli, Tarakan, dan Tawao) dan Tosamin (Tolitoli, Tarakan, dan Samarinda). Semua hasil pertanian dan perikanan itu perlu ditingkatkan dan didayagunakan di masa mendatang. Dengan demikian, semua itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan sekaligus kesejahteraan masyarakat di sana.
Kabupaten Tolitoli sebelumnya bernama Kabupaten Buol Tolitoli, namun pada tahun 2000 berdasarkan UU No. 51 Tahun 1999 daerah ini dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu; Kabupaten Tolitoli sebagai kabupaten induk, dan Kabupaten Buol sebagai kabupaten pemekaran.
Karakteristik pendidikan masyarakat di daerah Tolitoli relatif masih rendah. Sekitar 74,9 persen hanya berpendidikan sekolah dasar. Karakteristik pendidikan yang rendah itu membuat warganya lebih memilih bercocok tanam (bertani) sebagai pekerjaan utama mereka.
Meskipun Tolitoli bukan lumbung padi, namun daerah ini berusaha mandiri dalam hal pangan. Pada tahun 2006, jumlah panen padi mencapai 79.205 ton. Tanaman padi tersebar di seluruh kecamatan. Kecamatan penghasil padi terbesar adalah Kecamatan Galang, Dampal Selatan, dan Tolitoli Utara sedangkan padi ladang di Kecamatan Lampasio. Palawija banyak terdapat di Tolitoli. Mulai dari jagung 1.247 ton, ketela pohon 1.554 ton, ketela rambat 1.240 ton, kacang tanah 276 ton, kedelai 49 ton, dan kacang hijau 60 ton.
Tolitoli sangat terkenal dengan hasil kacang hijau dan ubi jalar. Kacang hijau banyak terdapat di Kecamatan Ogodeide, Lampasio, dan Galang sedangkan ubi jalar banyak terdapat di Lampasio dan Ogodeide.
Selain itu, Tolitoli juga terkenal sebagai penghasil cengkeh dan lada. Hasil cengkeh tahun 2006 mencapai 2.245 ton sedangkan lada mencapai 110,5 ton. Cengkeh banyak terdapat di Kecamatan Ogodeide, Galang, dan Baolan. Sedangkan lada banyak dihasilkan dari Basidondo dan Baolan. Selain itu, Tolitoli juga banyak menghasilkan kelapa 16.950 ton, kopi 1.132 ton, melinjo 8.527 ton, kakao 8.527 ton, jambu mete 144,2 ton, dan pala 126 ton.
Pendek kata, Tolitoli merupakan penghasil rempah-rempah seperti cengkeh, kopra, dan kakao yang berkualitas tinggi. Selain itu, Tolitoli juga kaya akan hasil laut seperti ikan laut, rumput laut, dan lain-lain karena berada di daerah pesisir. Tolitoli kini sementara dalam proses melakukan perdagangan internasional yang dikenal dengan nama Totata (Tolitoli, Tarakan, dan Tawao) dan Tosamin (Tolitoli, Tarakan, dan Samarinda). Semua hasil pertanian dan perikanan itu perlu ditingkatkan dan didayagunakan di masa mendatang. Dengan demikian, semua itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan sekaligus kesejahteraan masyarakat di sana.
| Nama Daerah | : | Kabupaten Tolitoli | |
| Status | : | Kabupaten | |
| Luas | : | 4.080 | km2 |
| Jumlah Kecamatan | : | 9 | Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 100.059 | jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 96.430 | jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 196.489 | jiwa |
|
Chart.
|
Peta Ekonomi Kabupaten Tolitoli
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Kabupaten Tolitoli
PERTANIAN, PETERNAKAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN
Kehutanan
| Hasil Hutan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kayu Gergaji 2005 | 9.930,63 | ton | ||
| Meranti 2005 | 7.470,83 | ton | ||
| Pilih Item 2005 | 3.448,20 | ton | ||
| Agathis 2005 | 1.327,26 | ton | ||
| Rotan 2005 | 1.173,46 | ton |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ayam Kampung | 81.977,00 | Kecamatan Baolan | 14.776,00 | ekor |
| Kecamatan Dampal Selatan | 14.233,00 | |||
| Kecamatan Dondo | 13.011,00 | |||
| Ayam Ras | 55.503,00 | Kecamatan Baolan | 55.503,00 | ekor |
| Kambing | 17.420,00 | Kecamatan Dampal Utara | 5.456,00 | ekor |
| Kecamatan Tolitoli Utara | 3.258,00 | |||
| Kecamatan Dondo | 2.794,00 | |||
| Itik | 14.408,00 | Kecamatan Galang | 3.277,00 | ekor |
| Kecamatan Dampal Selatan | 2.395,00 | |||
| Kecamatan Tolitoli Utara | 2.339,00 | |||
| Sapi | 11.919,00 | Kecamatan Dondo | 2.660,00 | ekor |
| Kecamatan Dampal Utara | 2.599,00 | |||
| Kecamatan Tolitoli Utara | 2.594,00 | |||
| Babi | 4.293,00 | Kecamatan Tolitoli Utara | 1.352,00 | ekor |
| Kecamatan Galang | 1.026,00 | |||
| Kuda | 162,00 | Kecamatan Galang | 115,00 | ekor |
| Kerbau | 78,00 | Kecamatan Dondo | 69,00 | ekor |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Padi Sawah | 79.133,00 | Kecamatan Galang | 19.213,00 | ton |
| Kecamatan Dampal Selatan | 15.302,00 | |||
| Kecamatan Tolitoli Utara | 13.653,00 | |||
| Ketela Pohon | 1.544,00 | Kecamatan Dondo | 353,00 | ton |
| Kecamatan Lampasio | 254,00 | |||
| Kecamatan Ogodeide | 236,00 | |||
| Jagung | 1.247,00 | Kecamatan Dondo | 232,00 | ton |
| Kecamatan Dampal Selatan | 203,00 | |||
| Kecamatan Ogodeide | 189,00 | |||
| Ketela Rambat | 1.240,00 | Kecamatan Lampasio | 310,00 | ton |
| Kecamatan Ogodeide | 178,00 | |||
| Kacang Tanah | 276,00 | Kecamatan Dondo | 61,00 | ton |
| Kecamatan Ogodeide | 54,00 | |||
| Padi Ladang | 72,00 | Kecamatan Lampasio | 72,00 | ton |
| Kacang Hijau | 60,00 | Kecamatan Ogodeide | 11,00 | ton |
| Kecamatan Lampasio | 10,00 | |||
| Kecamatan Galang | 10,00 | |||
| Kedelai | 49,00 | Kecamatan Ogodeide | 28,00 | ton |
| Kecamatan Lampasio | 16,00 |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kelapa | 16.950,00 | Kecamatan Dampal Utara | 3.898,00 | ton |
| Kecamatan Dampal Selatan | 3.727,00 | |||
| Kecamatan Galang | 3.500,00 | |||
| Kakao | 8.527,00 | Kecamatan Lampasio | 3.530,00 | ton |
| Kecamatan Dondo | 1.875,00 | |||
| Kecamatan Basidondo | 1.125,00 | |||
| Cengkeh | 2.245,00 | Kecamatan Ogodeide | 709,00 | ton |
| Kecamatan Galang | 391,00 | |||
| Kecamatan Baolan | 325,00 | |||
| Kopi | 132,61 | Kecamatan Basidondo | 62,00 | ton |
| Lada | 110,50 | Kecamatan Basidondo | 17,80 | ton |
| Kecamatan Baolan | 15,50 | |||
| Kecamatan Dampal Utara | 11,90 | |||
| Melinjo | 45,90 | Kecamatan Galang | 45,90 | ton |
| Jambu Mete | 44,20 | Kecamatan Dampal Utara | 12,90 | ton |
| Kecamatan Baolan | 9,10 | |||
| Pala | 26,00 | Kecamatan Baolan | 12,20 | ton |
PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
Hotel
| Hotel | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Tempat Tidur | 388,00 | unit | ||
| Kamar | 231,00 | unit | ||
| Hotel/penginapan | 26,00 | unit |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Pedagang | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Pedagang Kecil | 271,00 | Kecamatan Baolan | 172,00 | unit |
| Kecamatan Tolitoli Utara | 33,00 | |||
| Kecamatan Galang | 23,00 | |||
| Kecamatan Basidondo | 13,00 | |||
| Kecamatan Dampal Selatan | 9,00 | |||
| Kecamatan Dondo | 7,00 | |||
| Kecamatan Lampasio | 7,00 | |||
| Kecamatan Dampal Utara | 6,00 | |||
| Kecamatan Ogodeide | 1,00 | |||
| Pedagang Menengah | 66,00 | Kecamatan Dampal Selatan | 2,00 | unit |
| Kecamatan Ogodeide | 2,00 | |||
| Kecamatan Tolitoli Utara | 2,00 | |||
| Kecamatan Lampasio | 1,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Perdagangan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Perdagangan Menengah | 66,00 | Kecamatan Baolan | 59,00 | unit |
| Perdagangan Besar | 6,00 | Kecamatan Baolan | 6,00 | unit |
Sumber : Kabupaten Toli-Toli dalam Angka 2005, BPS Kabupaten Toli-Toli

