SSS KAS
HOME| BALI | ADVANCED SEARCH | LIVE SEARCH



KOTA DENPASAR


Kota Denpasar terletak di tengah-tengah Pulau Bali, selain merupakan Ibukota Propinsi Bali sekaligus sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan perekonomian. Letaknya sangat strategis baik dari segi ekonomis maupun kepariwisataan karena merupakan titik sentral berbagai kegiatan sekaligus sebagai penghubung dengan kabupaten lainnya. Wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Badung di sebelah Utara, dengan Selat Badung atau Samudera Hindia di sebelah Selatan, dengan Kabupaten Badung di sebelah Barat dan dengan Kabupaten Gianyar di sebelah Timur.

Kota Denpasar dengan luas 12.778 Ha sampai tahun 2006, dengan luas lahan sawah 2.717 Ha masih berpotensi mengembangkan pertanian pangan. Selama kurang lebih lima tahun terakhir ini luas lahan sawah berkurang 2.882 Ha pada tahun 2002 menjadi 2.717 Ha tahun 2006. Berarti menyusut rata-rata tiap tahun sekitar 5,72 persen. Sampai tahun 2006 produksi sayuran masih berfluktuasi tinggi karena usaha ini dijalankan tidak seintensif tanaman padi dan masih dianggap sebagai kegiatan sampingan. Karena lahan yang sangat terbatas, hanya sekitar 15 jenis komoditi buah-buahan diproduksi di Kota Denpasar dan yang potensial adalah mangga, pepaya, jambu biji, sawo dan pisang.

Sub Sektor perkebunan diarahkan pada program diversifikasi dan intensifikasi kebun-kebun rakyat seperti kebun kelapa dengan mengganti tanaman yang tua dan sub sektor Peternakan masih merupakan Peternakan Rakyat yang umumnya menghasilkan ternak hanya untuk dikonsumsi.

Sub sektor perikanan masih berpotensi dalam menanggulangi kekurangan protein hewani penduduk dan wisatawan, dimana perairan yang ada cukup kaya akan jenis-jenis ikan laut, ikan air tawar dan payau. Untuk meningkatkan produksi ikan diarahkan pada usaha penangkapan pada perairan berpotensial dan peningkatan prasarana perikanan serta penyuluhan petugas perikanan. Untuk perikanan laut telah tersedia pelabuhan perikanan Benoa. Pembangunan Sektor Industri khususnya Industri Kecil merupakan Sektor yang diprioritaskan pengembangannya, hal ini karena didukung etos kerja masyarakat Bali yang umumnya rajin, ulet, terampil dan berjiwa seni.

Sebagai daerah ibu kota Propinsi, kehidupan perekonomian utama kota Denpasar adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran; sektor keuangan, sewa dan jasa perusahaan; sektor pengangkutan dan komunikasi; sektor industri pengolahan. Nilai PDRB Kota Denpasar tahun 2006 atas dasar harga konstan sebesar 4,4 trilyun rupiah atau meningkat 11,20 persen dibanding tahun 2005.

Pada tahun 2006 jumlah perusahaan dagang di Kota Denpasar berjumlah 18.407 unit usaha (naik 9,47%), meliputi perusahaan dagang kecil (15.190 unit), perusahaan dagang sedang (2.205 unit), dan perusahaan dagang besar (1.012 unit). Terdapat industri baik besar maupun sedang yang tersebar di Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Untuk industri kecil terdapat di Denpasar Barat, Denpasar Timur, Denpasar Selatan. Selain itu industri kerajinan dan industri pengolahan yang cukup merata persebarannya.

Pariwisata menjadi andalan kegiatan ekonomi bagi penduduknya. Denpasar kaya akan keindahan alam, aneka seni dan budaya, serta kegiatan ritual agama Hindu yang juga dapat mengundang wisatawan untuk berwisata. Pada 2006 jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 1.257.174 orang atau turun 9,11 persen dibanding tahun 2005, dan jumlah yang berangkat meninggalkan Bali 1.270.059 orang atau turun 29,25 persen.

Sedangkan wisatawan yang datang langsung ke Kota Denpasar berjumlah 1.260.317 orang pada 2006 atau turun 9,10 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan jumlah wisatawan asing ini menggambarkan bahwa kondisi kepariwisataan di Kota Denpasar belum pulih setelah tragedi Bom Bali. Wisatawan asing yang menginap di Kota Denpasar menurun dari 866.571 orang pada 2005 menjadi 809.549 orang pada 2006.

Untuk menunjang kepariwisataan di Kota Denpasar sudah tersedia 23 buah hotel berbintang dan 215 buah hotel kecil lainnya. Selain itu terdapat banyak sekali sarana pariwisata berupa biro perjalanan umum, bar dan restauran, perusahaan angkutan wisata, money changer, pusat informasi kepariwisataan. Ke depan industri pariwisata, perdagangan, dan industri kreatif seperti seni lukis, patung dan musik Bali harus terus dikembangkan, agar menghasilkan nilai tambah yang dapat meningkatkan pundi-pundi keuangan daerah dan atau kesejahteraan masyarakat Denpasar.






Nama Daerah : Kota Denpasar
Status : Kota
Luas : 128 km2
Jumlah Kecamatan : 4 Kecamatan
Penduduk Laki-Laki : 295.183 jiwa
Penduduk Perempuan : 288.417 jiwa
Jumlah Penduduk : 583.600 jiwa


Chart.

Peta Ekonomi Kota Denpasar


Chart.

Potensi Ekonomi Andalan Kota Denpasar

PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN

Hotel
Akomodasi LainTotalKecamatanJumlahSatuan
Tempat Tidur8.098,00Kecamatan Denpasar Barat3.497,00unit
Kecamatan Denpasar Selatan2.840,00
Kecamatan Denpasar Timur1.761,00
Kamar4.675,00Kecamatan Denpasar Selatan1.856,00unit
Kecamatan Denpasar Barat1.841,00
Kecamatan Denpasar Timur978,00
Akomodasi Lain215,00Kecamatan Denpasar Selatan95,00unit
Kecamatan Denpasar Barat80,00
Kecamatan Denpasar Timur40,00
Hotel
Hotel BerbintangTotalKecamatanJumlahSatuan
Tempat Tidur4.760,00Kecamatan Denpasar Selatan4.620,00unit
Kecamatan Denpasar Barat140,00
Kamar2.976,00Kecamatan Denpasar Selatan2.905,00unit
Kecamatan Denpasar Barat71,00
Jumlah Kamar Hotel Bintang 5 1.339,00unit
Jumlah Kamar Hotel Bintang 4 609,00unit
Jumlah Kamar Hotel Bintang 2 453,00unit
Jumlah Kamar Hotel Bintang 3 428,00unit
Jumlah Kamar Hotel Bintang 1 147,00unit
Hotel Berbintang23,00Kecamatan Denpasar Selatan22,00unit
Kecamatan Denpasar Barat1,00
Hotel Bintang 2 8,00unit
Hotel Bintang 3 6,00unit
Hotel Bintang 1 4,00unit
Hotel Bintang 5 3,00unit
Hotel Bintang 4 2,00unit
Perdagangan Besar dan Eceran
PasarTotalKecamatanJumlahSatuan
Lokasi dan Jumlah Pasar17,00Kecamatan Denpasar Barat9,00unit
Kecamatan Denpasar Utara3,00
Kecamatan Denpasar Selatan3,00
Kecamatan Denpasar Timur2,00
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industri Besar atau SedangTotalSatuan
Perusahaan Industri Tekstil 25,00perusahaan
Perusahaan Industri Kertas atau Percetakan 15,00perusahaan
Perusahaan Industri Makanan dan Minuman 13,00perusahaan
Perusahaan Industri Kayu 7,00perusahaan
Perusahaan Industri Lainnya 4,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang dari Logam 1,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang Galian Bukan Logam 0,00perusahaan
Perusahaan Industri Kimia 0,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industri Formal KecilTotalSatuan
Perusahaan Industri Sandang atau Tekstil atau Kulit 74,00perusahaan
Perusahaan Kimia atau Bahan Bangunan Umum 59,00perusahaan
Perusahaan Industri Pangan 46,00perusahaan
Perusahaan Industri Kerajinan 34,00perusahaan
Perusahaan Industri Listrik dan Logam 6,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industri Formal Menengah atau BesarTotalSatuan
Perusahaan Industri Kimia atau Bahan Bangunan Umum 23,00perusahaan
Perusahaan Industri Pangan 12,00perusahaan
Perusahaan Industri Sandang, Tekstil, dan Kulit 8,00perusahaan
Perusahaan Industri Kerajinan 3,00perusahaan
Perusahaan Industri Listrik dan Logam 1,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industri KecilTotalSatuan
Perusahaan Industri Tekstil 73,00perusahaan
Perusahaan Industri Makanan dan Minuman 45,00perusahaan
Perusahaan Industri Kertas atau Percetakan 30,00perusahaan
Perusahaan Industri Lainnya 30,00perusahaan
Perusahaan Industri Kayu 14,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang dari Logam 11,00perusahaan
Perusahaan Industri Kimia 5,00perusahaan
Perusahaan Industri Besi, Baja, dan Logam Dasar 4,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang Galian Bukan Logam 0,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industri Kerajinan RtTotalSatuan
Perusahaan Industri Makanan dan Minuman 122,00perusahaan
Perusahaan Industri Kayu 98,00perusahaan
Perusahaan Industri Lainnya 70,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang dari Logam 45,00perusahaan
Perusahaan Industri Barang Galian Bukan Logam 0,00perusahaan
Perusahaan Industri Besi, Baja, dan Logam Dasar 0,00perusahaan
Perusahaan Industri Kertas atau Percetakan 0,00perusahaan
Perusahaan Industri Kimia 0,00perusahaan
Perusahaan Industri Tekstil 0,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Industrimenengah atau BesarTotalSatuan
Perusahaan Industri Pangan 12,00perusahaan
Perdagangan Besar dan Eceran
Perusahaan Perdagangan Barang dan JasaTotalSatuan
Perusahaan Dagang Kecil 200615.190,00unit
Perusahaan Dagang Sedang 20062.205,00unit
Perusahaan Dagang Besar 20061.012,00unit

INDUSTRI PENGOLAHAN

Industri Bukan Migas
Industri PengolahanTotalKecamatanJumlahSatuan
Jumlah Industi Pengolahan582,00Kecamatan Denpasar Utara155,00unit
Kecamatan Denpasar Selatan155,00
Kecamatan Denpasar Timur153,00
Kecamatan Denpasar Barat119,00
Industri Kerajinan Rumah Tangga297,00Kecamatan Denpasar Utara126,00unit
Kecamatan Denpasar Selatan79,00
Kecamatan Denpasar Timur77,00
Kecamatan Denpasar Barat15,00
Industri Kecil218,00Kecamatan Denpasar Barat80,00unit
Kecamatan Denpasar Timur64,00
Kecamatan Denpasar Selatan52,00
Kecamatan Denpasar Utara22,00
Industri Besar atau Sedang66,00Kecamatan Denpasar Barat24,00unit
Kecamatan Denpasar Selatan24,00
Kecamatan Denpasar Timur12,00
Kecamatan Denpasar Utara6,00

JASA-JASA

Swasta
Biro Perjalanan WisataTotalSatuan
Bar dan Restauran 2006490,00buah
Money Changer 2006102,00buah
Objek Wisata 200623,00buah
Biro Perjalanan Umum 2006167,00perusahaan
Perusahaan Angkutan Wisata 200676,00perusahaan
Cab. Biro Perjalanan Umum 200630,00perusahaan
Pusat Informasi Kepariwisataan 20063,00unit


Sumber : Denpasar dalam Angka 2007, BPS Kota Denpasar